Kabar Nikel DPR Dukung Aspirasi Yang Diperjuangkan APNI

DPR Dukung Aspirasi Yang Diperjuangkan APNI

, Estimasi Baca : < 1 minute
71
Articulated dump truck mengangkut material pada pengerukan lapisan atas di pertambangan nikel PT. Vale Indonesia di Soroako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (28/3/2019). - (Foto: ANTARA/Basri Marzuki)

APNI, Jakarta – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Andre Rosiade menyebut negara Tiongkok – yang sudah menempatkan perusahaannya di tanah air – menikmati kebijakan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan terkait ekspor bijih mentah nikel. Sebab, kata dia, Tiongkok bisa membeli bijih mentah nikel dari Indonesia di bawah nilai wajar.

“Mereka (Tiongkok,red) merugikan bangsa ini dengan membeli sumber daya mineral kita secara murah. Itu sangat menguntungkan mereka (Tiongkok),” kata Andre, Kamis (28/11/2019).

Andre mengaku akan membela kepentingan anak bangsa yang dirugikan terkait kebijakan ekspor bijih mentah nikel. Sebelumnya, Andre bersama Komisi VI DPR menerima aduan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) yang menganggap kebijakan ekspor bijih mentah nikel serta tata niaga nikel yang dinilai kacau dan tidak adil.

Dia pun bakal mendorong ekspor bijih mentah nikel tidak menguntungkan Tiongkok.

“Sebenarnya harga patokan mineral (HPM) itu sudah ada, ya. Sebenarnya tinggal HPM itu yang nanti dijadikan dasar. Nanti kami dorong supaya berkeadilan. Jangan enak buat Tiongkok saja,” ungkapnya.

Namun, Andre tidak mau berspekulasi atas kemungkinan investor negara lain yang kesal atas kebijakan ekspor bijih mentah nikel. Walaupun, kebijakan tersebut terkesan menganakemaskan Tiongkok.

“Kalau saya lebih fokus agar pengusaha yang lokal ini tidak ‘habis’ sama Tiongkok. Siapa beking, akan kami lawan,” tegas politikus Gerindra ini.

Sumber: Berita Satu