Mining Equipment Alat Berat Escavator Karya Anak Bangsa Excava200 Amphibious

[Video] Escavator Karya Anak Bangsa Excava200 Amphibious

, Estimasi Baca : 2 minutes
30

PT Pindad (Persero) tampaknya serius merambah bisnis pembuatan alat berat untuk kontruksi dan dan tambang. Hal ini terlihat dari langkah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang persenjataan ini yang menargetkan produksi 1.100 excavator bernama Excava 200 dalam waktu dua tahun.

Disampaikan Direktur Utama Pindad, Silmy Karim, pembuatan Excava ditujukan untuk mendukung pembangunan kapasitas nasional.

“Pembuatan excavator menjadi bukti kemampuan Pindad mengembangkan bisnis nonpertahanan dan keamanan sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo,” ujarnya, di Malang, Rabu (11/5/2016).

Lalu menurutnya, pembuatan Excava 200 ini beralasan karena perseroan sudah mampu memproduksi Hydraulic, Tank, dan Anoa. Bahkan disebutkan, tahun ini merupakan tahun yang cerah bagi Pindad.

Pasalnya, sebagai perseroan yang selama ini dikenal dengan produksi alat utama sistem persenjataan (alutsista), seperti pistol, senapan, dan kendaraan tempur, serta amunisi dan bahan peledak, Pindad telah menerima banyak pesanan excavator.

“Meski belum genap setahun Excava diperkenalkan ke publik, ternyata mendapat respon yang baik dengan banyaknya pesanan excavator yang kami buat. Dan sejak Januari 2016 Excava 200 telah diproduksi massal dengan kapasitas produksi setiap bulannya 50 unit,” imbuhnya.

Pemesanan sendiri sudah dilakukan oleh BUMN Karya, seperti PT Waskita Karya Tbk, PT Adhi Karya Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, dan PT Pembangunan Perumahan Tbk sebanyak 600 unit.

Bahkan Kementerian Pekerjaan Umum menjadi pemesan Excava terbanyak, yakni 500 unit. Total tahun ini, Pindad harus menyelesaikan pesanan 500 unit Excava.

Ia pun optimistis Excava 200 mampu bersaing dengan excavator buatan produsen luar negeri, seperti Caterpillar, Volvo, dan Komatsu. Ceruk pasar ekskavator masih sangat terbuka. Potensi pasar excavator pada 2012, misalnya, sebanyak 7.927 unit.

Pindad menargetkan bisa meraup 10% pasar penjualan untuk lima tahun ke depan.

Untuk memenuhi ambisi menguasai 10% pasar excavator, selain mengandalkan kualitas, Pindad mematok nilai Excava dengan harga kompetitif, US$ 90-110 ribu per unit atau setara dengan Rp 1,17-1,43 miliar. Harga jual Excava masih lebih murah dibanding produk sejenis buatan asing.

SPECIFICATIONS :

Operating Weight : 30000 kg

Travel Motor Amphibi : 2 Motor

Track Link : 3 Chain

Engine Type : Inter – Cooled

Turbo Engine Model : DEUTZ BF06M2012C

Power : 170 HP / 2000 rpm

Max. Torque : 705 Nm / 1500 rpm

Displacement : 6.057 L

Number of Cylinders : 6

Main Pumps Hydraulic Type : Two Variable Displacement Pumps + 1 Gear

Pump Main Pumps Hydraulic : Parker Max. Flow : 2 x 224,7 L / min

Working Pressure : 37,2 Mpa

Swing Motor : Parker Swing

Speed : 11 rpm

Fuel Tank Capacity : 440 L

Hydraulic Tank Capacity : 230 L

DIMENSIONS :

A. Max Track Length : 9650 mm

B. Ground Clearance Platform : 2270 mm

C. Overall Cab Height : 4133 mm

D.Height of Boom : 3721 mm

E. Overall Length : 13897 mm

F. Rear Upper Structure Length : 2849 mm

G. Track Gauge : 2850 / 4330 mm

H. Track Width : 4470 / 5950 mm

I. Pontoon Width : 1620 mm

J. Min. Ground Clearance : 1300 mm

K. Track Height : 2030 mm

L. Upper Structure Overall Width : 2795 mm

M. Track Length on Ground : 4150 mm

N. Overall Width : 4800 / 6280 mm

WORKING RANGE :

R. Max Cutting Height : 13679 mm

S. Max Loading Height : 11734 mm

T. Recommended Out Reach : 15233 mm

U1. Max Digging Depth from Front : 10749 mm

U2. Max Digging Depth from Side : 8234 mm

Bucket Capacity (m3) : 0,5 m3

FEATURES :

Pontoon, Side Pontoon, and Spud are available