Kabar Nikel Luhut Akan “Jualan” Tambang di World Economic Forum

Luhut Akan “Jualan” Tambang di World Economic Forum

, Estimasi Baca : < 1 minute
131
WEF adalah salah satu forum internasional tahunan yang dihadiri oleh 3000 peserta yang terdiri dari sejumlah pemimpin dunia dan pemimpin-pemimpin korporasi global. Oleh karena itu, Indonesia harus menggunakan kesempatan ini untuk gencar mempromosikan produk-produk ekspor dan potensi investasi Indonesia kepada para peserta WEF/Dok. Kemendag

APNI, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan bakal menjaring investor baru dalam World Economic Forum (WEF) yang bakal digelar di Jakarta pada 7-9 Juli 2020 mendatang.

Terutama, kata dia, investor di sektor pertambangan yang dibutuhkan untuk mendorong hilirisasi.

“Kami akan mempromosikan success story, misalnya kami akan tawarkan bikin tur untuk melihat di Morowali, Vale dan Pertamina,” kata dia di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Maritim, Jakarta Pusat Senin (10/2/2020).

WEF adalah organisasi nonprofit kerja sama pemerintah dan swasta yang didirikan di Jenewa tahun 1971 oleh Klaus M. Schwab, seorang profesor bisnis di Swiss.

WEF mengadakan pertemuan tahunan di Davos, Swiss. Namun, setelah ada pembahasan di Davos, pembahasan soal ekonomi juga dilakukan secara regional di wilayah-wilayah Asia Pasifik seperti rencana WEF di Indonesia pada Juli 2020.

Kegiatan ini mempertemukan para pemimpin dunia di berbagai bidang untuk mendiskusikan isu-isu ekonomi, kesehatan, lingkungan, perubahan iklim, energi, dan lain-lain.

Di Indonesia, kata Luhut, gelaran tersebut akan dihadiri 1.100 peserta serta para perwakilan dari 35 negara. Di samping itu, ada pula sekitar 700 CEO serta founder perusahaan rakassas seperti Jack Ma dari Alibaba, hingga Founder Soft Bank Masayoshi.

Meski sudah memprediksi total pejabat dan peserta yang akan hadir, Luhut mengatakan belum ada target capaian investasi.

Indonesia sendiri terpilih sebagai tuan rumah di WEF 2020 lantaran dinilai memiliki konsep yang berbeda dengan forum-forum lain.

“WEF melihat Indonesia agak lain dengan WEF di Vietnam. Formatnya lebih besar, Indo Pacific, jadi ada beberapa negara Afrika di daerah-daerah India Pakistan Bangladesh kemudian nanti pacific nya ada New Zeland ada Australia, Jepang,” jelasnya.

Sumber: tirto.id

Baca selengkapnya di artikel “Luhut Bakal Jaring Investor Tambang di World Economic Forum”, https://tirto.id/ex5e