Kabar Nikel Semakin Nekat, PT. Kasmar Tiar Raya Diduga Fasilitasi Dokumen Penjualan Bijih Nikel...

Semakin Nekat, PT. Kasmar Tiar Raya Diduga Fasilitasi Dokumen Penjualan Bijih Nikel Pada Penambang Ilegal

, Estimasi Baca : 2 minutes
325
Aktivitas Tambang PT. Kasmar Tiar Raya/kendaripos.co.id

APNI, Jakarta – Pengerukan mineral ore nikel di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Semakin hebat dan nekal seolah kebal hukum, kendati eksplorasi dan eksploitasi sudah berlangsung di salah satu IUP yakni PT Kasmar Tiar Raya (KTR), tetapi PT KTR turut serta dalam memuluskan pengiriman material nikel dari hasil penambangan secara illegal dengan menfasilitasi dokumennya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Poros Muda Sultra, Jefri pada awak media. Rabu (25/3/2020).

Jefri sangat menyayangkan perusahaan pemilik IUP PT. KTR itu melakukan kerja sama dengan penambang illegal melalui pemakaian dokumen dengan pembayaran royalti 3 USD per metrik ton setiap penjualan ore nikel.

Selain itu, IUP PT KTR yang terletak di Desa Latowu, Kecamatan Batu Putih, disinyalir tidak memiliki ijin pelabuhan/terminal khusus (Tersus) dan ijin lintas jalan negara dari Kementerian Perhubungan.

“Hebat dan dinilai kebal hukum, sebab PT KTR diduga tidak memiliki Tersus dan tidak miliki ijin lintas jalan serta masih menfasilitasi pemakaian dokumen terhadap penambang illegal,” ungkap Jefri

Berdasarkan pantauan Poros Muda Sultra, saat ini sedang berlangsung pemuatan ore nikel di Jetty PT KTR. Dan PT KTR telah melakukan penjualan material nikel sebanyak 5 tongkang sejak bulan Januari dan Maret 2020 yang berasal dari lokasi penambangan illegal.

Untuk diketahui, PT. Kasmar Tiar Raya (KTR) belum melakukan aktivitas penambangan ore nikel berdasarkan RKAB yang telah disetujui oleh Dinas ESDM Sultra.

“Disinyalir PT KTR hanya memakai dokumen RKAB dan persetujuan KTT-nya digunakan untuk merentalkan dokumen kepada penambang illegal yang berada di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara,” pungkas Jefri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT. Kasmar Tiar Raya (KTR).

Sumber: topikterkini.com